Kok lama banget diam dihalaman itu?
Aku menulis karena aku baru saja pulang dari sana…
Kali
ini aku akan kembali membahas mengenai “kegagalan”, bukan karena aku lihai dalam
menghadapi kegagalan, bukan pula karena aku orang paling kuat ketika gagal,
bukan pula bisa menerima gagal itu dengan lapang hati.
Aku,
kamu dan kita semua selalu merasa tak paham akan kegagalan, pertanyaan
sederhana yang terbesit dalam otak ketika gagal itu datang “kok bisa, salahnya dimana, kan saya sudah berusaha, saya payah”.
Percayalah ketika pertanyaan itu kamu lontarkan pada dirimu sendiri, kamu sudah
berada pada fese hilang cinta dan ragu pada dirimu.
Kata
orang gagal itu wajar, katanya “Kalau plan A gagal kan masih ada plan B, C
dan lainnya”. Tapi hal yang dialamin ketika akan move dari plan A ke
plan B sangat sulit untuk dilakukan. Kerap kali ketika akan kehilangan arah,
bingung akan mulai dari mana, hingga tidak bersemangat untuk memulai kembali,
bahkan banyak yang memilih berhenti memilih jalan itu.
“Apakah
saya bisa”, itu perasaan yang sangat wajar. Di hadapkan pada keraguan untuk diri
sendiri. Tapi yang mau aku tekankan disini adalah bagaimana cara kita menyikapi
ketika kegagalan itu datang menghampiri kita.
Pertama,
validasi perasaanmu bahwa, memang tidak semua hal yang kita inginkan akan
tercapai, kita hanya manusia biasa yang mempunyai keterbatasan. Aku akan
bilang, jika satu pintu ternyata tertutup, berbalik arah dan coba lihat ke arah
yang berbeda, pintu lain menunggumu untuk didobrak. Setelah bersedih mari coba
atur kembali planning jangka pendek yang bisa kamu lakukan dalam waktu dekat.
Kedua,
lakukan kegiatan untuk mengembalikan mood mu, main game, baca buku, ke pantai
atau kegiatan lain yang kamu sukai. Mari makan makanan enak versi dirimu, minum
kopi sambil melihat kesibukan orang lain. Berikan dirimu limit waktu untuk
bersedih dan menikmati hari dengan bersenang-senang. Jangan terlalu lama,
setelah itu kembali pulang dan melanjutkan mimpi yang sempat tertunda.
Mari
memulai lagi dengan semangat baru, planning baru, semangat, kamu yang paham
kamu bisa. Jangan lupa bersyukur dan berusaha lagi.
Komentar
Posting Komentar